Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia, berlarilah tanpa lelah sampai engkau meraihnya”.

Nidji-Laskar Pelangi

 

Saat kita berbicara mengejar mimpi, lirik lagu ‘Laskar Pelangi’ yang dinyanyikan oleh Nidji yang merupakan soundrack film dengan judul yang sama dengan judul lagunya, ‘Laskar Pelangi.” Jika kita kembali ke masa kecil, kita memiliki sejuta mimpi dan cita-cita, jika hari ini kita akan menjawab ‘Aku ingin jadi dokter saat besar nanti’ saat ditanya ingin jadi apa di masa depan, mungkin esok atau lusanya kita akan menjawab ingin menjadi polisi atau penyanyi. Tapi hal itu tidak berlangsung lama, semakin bertambah tahun kita semakin sadar mimpi ataupun cita-cita itu bukanlah hal yang mudah didapatkan, hal itu memerlukan usaha, kegigihan, kerja keras, uang yang banyak dan mungkin juga relasi.

 

Kita mulai sering mendengar kalimat, “Mahal sekali biaya kuliahnya nanti, apa orang tuamu punya uang?” Terlebih saat kita ingin kuliah di bidang kesehatan, seperti kedokteran, keperawatan bahkan kesehatan masyarakat. Ini adalah awal kita mulai TAKUT BERMIMPI ataupun memiliki cita-cita. Di usia yang masih belia, kita sudah dihadapkan pada kenyataan bahwa UANG adalah hal yang terpenting dalam mencapai mimpi kita. Saat itulah kita mulai berpikir ulang apa mimpi kita dengan mempertimbangkan kondisi finansial orang tua kita dan kita mulai mengganti mimpi kita menjadi sesuatu yang realistik.

 

Dikutip dari situs tempo.co.id yang diterbitkan pada 23 Juli 2019, mencantumkan data yang mengatakan bahwa dari data yang dimiliki Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), jumlah anak usia 7-12 tahun di Indonesia yang tidak bersekolah berada di angka 1.228.792 anak. Untuk karegori usia 13-15 tahun di 34 provinsi, jumlahnya 936.674 anak. Sementara usia 16-18 tahun, ada 2,420,866 anak yang tidak bersekolah. Dari angka yang tertera di atas kita bisa melihat anak usia 16-18 tahun yang seharusnya berada di jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) adalah yang terbanyak yang tidak melanjutkan pendidikannya. Ini adalah kenyataan pahit yang terjadi di negara berkembang seperti Indonesia, tapi apakah kita akan ikut bersedih, kecewa dan juga bersungut-sungut dengan kenyataan hidup? Jawabannya adalah TIDAK.

 

Saat kita menyerah terhadap hidup kita, maka semuanya akan berhenti dan tidak akan ada perubahan di hidup kita. Cobalah mencari kesempatan ataupun jalan lain untuk mencapai cita-citamu, seperti kata pepatah, di mana ada kemauan di sana ada jalan. Misalnya saja mengikuti lomba-lomba yang sesuai dengan keterampilan ataupun bakal yang kita miliki. Jika saat ini kamu tidak tahu bakat kamu, cobalah mencari tahu dan asahlah sehingga menjadi hal yang luar biasa karena tidak ada orang yang tidak memiliki talenta ataupun keterampilan, yang ada hanyalah orang malas dan para pengeluh yang tidak pernah puas dengan keadaanya tanpa ingin melakukan sesuatu untuk merubahnya, dan pertanyaannya kamu berada diposisi mana saat ini ? Orang malas pengeluh? Orang yang sedang berjuang ? atau orang yang ingin merubah hidup tapi sedang bingung harus memulai dari mana?

 

Saat kamu sudah tidak lagi mengeluh ataupun menyalahkan keadaan berarti kamu sudah melangkah maju, langkah selanjutnya adalah mencari informasi, apa yang bisa kamu lakukan dengan keterampilanmu saat ini, jika tidak ada maka cari dan asahlah, dengan informasi itu cobalah mengikuti kegiatan, organisasi, lomba, ataupun beasiswa untuk studi yang ingin kamu capai.

 

Di zaman generasi milenial saat ini, generasi muda dituntut tidak hanya pintar, punya pendidikan tinggi dan pekerja keras, tapi juga kreatif dan peka terhadap pasar, perkembangan teknologi, pendidikan, politik dan perubahan sosial. Hal positif dari hal ini adalah, industri kreatif saat berkembang di Indonesia yang mana hal ini lebih memerlukan keterampilan dari pada gelar.

 

Di akhir tulisan saya ini, saya ingin mengatakan kepada kawula muda ‘Beranilah Bermimpi’, semuanya berawal dari mimpi. Jangan takut menghadapi dunia, karena yang membentuk dunia adalah kita sendiri, sekarang tentukan pilihanmu, dunia seperti apa yang kau inginkan dan ingin kau tinggali.

~ 0 ~

 

Sumber Gambar : https://lifecoachlibrary.com