Masa pandemi COVID-19 membuat tanaman hias muncul sebagai salah satu primadona. Banyak ibu-ibu yang rela menghabiskan uang ratusan ribu untuk menambah koleksi tanaman hias di depan rumah. Namun, apakah semua tanaman hias tersebut adalah tanaman yang aman? Atau ada tanaman yang sebenarnya mengandung zat-zat berbahaya bagi pemiliknya? Berikut ini adalah tanaman cantik tapi berbahaya yang berhasil kami kumpulkan.

 

Kami juga memberikan tips bagaimana mengenali tanaman cantik, tapi berbahaya bagi kesehatan ini. Tips ini dapat kita gunakan bila kita menemukannya di hutan, taman, atau bahkan tidak sengaja kita pelihara di pekarangan rumah.

 

  1. Jimsonweed (Datura stramonium)

Tanaman Kecubung

Tanaman Kecubung (Rudolphous, CC BY-SA 4.0, via Wikimedia Commons)

Tanaman ini dapat kita temui di taman, bumi perkemahan, area piknik keluarga, atau bahkan terkadang di belakang pekarangan rumah. Kita mungkin tidak mengenali bahasa internasional untuk tanaman ini. Sebab kita mengenalnya sebagai tanaman KECUBUNG.

 

Seluruh bagian tanaman kecubung beracun. Menurut American Association for Clinical Chemistry sebagian besar kejadian keracunan terjadi ketika seseorang menelan biji atau daun tanaman, minum teh yang terbuat dari daunnya, atau mencampur daun kecubung ke dalam sebatang rokok.

 

Kecubung mengandung zat aktif yang disebut sebagai alkaloid seperti:

  • scopolamine
  • hyoscyamine, dan
  • atropin

 

Senyawa alkaloid tersebut juga termasuk senyawa obat yang sering digunakan dalam pengobatan pasien-pasien tertentu. Namun, alkaloid sendiri sangat toksik atau beracun. Efek utama zat tersebut adalah pada susunan sistem saraf pusat. Efek utamanya adalah analgesik (menghilangkan nyeri) dan narkotik.

 

Efek tersebut yang menyebabkan sering kali terjadi penyalahgunaan tanaman kecubung untuk merasakan efek “fly”.  Padahal efek yang ditimbulkan sangat beragam seperti:

  • halusinasi
  • rasa takut
  • tidak nyaman
  • kurang cairan tubuh atau dehidrasi
  • gangguan penglihatan
  • overdosis

 

Kondisi overdosis kecubung bahkan dapat berujung pada KEMATIAN. Senyawa atropin dan skopolamin dapat memperlambat detak jantung atau menyebabkan iritasi kulit dan kemerahan pada kulit. Lalu, bagaimana mengenali kecubung sebagai tanaman cantik tapi berbahaya?

 

Cara Mengenali Tanaman Cantik Tapi Berbahaya

Kecubung biasanya dapat tumbuh di pinggiran jalan raya dan dikenali melalui bunga putih atau ungu berbentuk trompet dengan buah biji berduri.

 

  1. Tanaman Biji Jarak (Ricinus communis)

Tanaman Cantik Tapi Berbahaya Pohon Jarak

Tanaman Cantik Tapi Berbahaya Pohon Jarak

Beberapa ibu-ibu sangat gemar untuk merawat tanaman dengan daun berwarna merah dan tampilan biji yang agak aneh. Begitu pula dengan tanaman biji jarak. Beberapa varietas tanaman ini memiliki daun merah marun runcing dan pembungkus biji berwarna merah berduri.

 

HATI-HATI bahwa biji jarak mengandung Risin, senyawa racun kuat yang apabila biji dikunyah atau ditelan dapat berakibat fatal bagi manusia atau hewan peliharaan.

Kontak kulit dengan biji yang pecah dapat menyebabkan reaksi alergi parah pada beberapa orang.

 

Cara Mengenali Tanaman Cantik Tapi Berbahaya

Daun tanaman biji jarak memiliki ciri khas. Tanaman ini memiliki tangkai dengan 6 hingga 11 daun runcing dengan  tepi daun bergerigi. Beberapa varietas memiliki daun berwarna hijau sementara beberapa lainnya memiliki daun berwarna ungu kemerahan. Buah yang mengandung biji jarak berwarna hijau, merah jambu, atau merah. Kondisi ini harus kita waspadai sebab dapat menjadi ancaman bagi anak-anak kita karena tertarik dengan warnanya yang cerah.

 

  1. Foxglove (Digitalis purpurea)

Bunga Digitalis purpurea

Bunga Digitalis purpurea (H. Zell, CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons)

Pernah dengar saran bahwa penampilan terkadang bisa menipu? Tanaman ini merupakan salah satu fakta dari penampilan bisa menipu. Tanaman batang yang berbunga cantik adalah contoh sempurna bahwa penampilan bisa menipu. Daun tanaman ini kecil dan hijau dan sangat mirip dengan daun tanaman bayam muda. Namun, jangan salah sangka, bagian tanaman ini mengandung zat glikosida jantung. Senyawa tersebut dapat mempengaruhi kontraksi otot jantung. Artinya membuat perubahan terhadap proses atau fungsi pompa jantung kita.

 

Bagian bunga, batang, dan biji tanaman ini juga mengandung senyawa berbahaya tersebut. Menelan bagian tanaman ini tidak sengaja dapat menyebabkan gangguan irama jantung (jantung berdebar). Konsumsi bagian-bagian tanaman ini dalam jumlah yang cukup banyak bahkan dapat menyebabkan kematian.

 

Cara Mengenali Tanaman Cantik Tapi Berbahaya

Tanaman ini memiliki bunga-bunga indah berbentuk lonceng berwarna ungu cerah, merah jambu, putih, atau kuning yang tumbuh pada bagian batang yang tinggi. Bentuknya mirip menara bunga berwarna-warni yang tampak megah.

 

  1. Oleander (Nerium oleander)

Bunga Nerium oleander

Bunga Nerium oleander (PROPOLI87, CC BY 4.0, via Wikimedia Commons)

Orang Indonesia mengenali tanaman ini sebagai bunga Jepun. Tanaman ini dapat tumbuh di mana saja, tetapi lebih sering kita temui di lokasi perkuburan atau pemakanan. Bunga Oleander berbau harum, tetapi tanaman ini berbahaya. Getah yang keluar dari batang tanaman dapat menyebabkan reaksi alergi bila bersentuh kulit. Hampir setiap bagian tanaman ini mengandung racun jika tertelan. Asap hasil dari pembakaran tanaman bunga Jepun juga berbahaya apabila terhirup.

 

Cara Mengenali Tanaman Cantik Tapi Berbahaya

Daun tanaman ini kasar dan memiliki warna yang bervariasi mulai dari hijau tua, hijau muda, dan memiliki tulang daun berwarna kuning muda. Bunganya bisa berwarna putih, merah muda, atau merah tua.

 

  1. Manchineel tree (Hippomane mancinella)

Tanaman Hippomane mancinella

Tanaman Hippomane mancinella (© Hans Hillewaert)

Penamaan Spanyol untuk taman ini adalah apel kecil kematian. Sementara di Indonesia, tanaman ini dikenal sebagai apel pantai atau jambu beracun. Bagian yang harus kita waspadai dari tanaman ini adalah getah putih susu dari kulit kayu dan daunnya, bukan buahnya. Getah putih tersebut sangat beracun bahkan menyebabkan kulit melepuh bila tersentuh. Sangat berbahaya untuk berada di bawah pohon ini terutama bila hari sedang hujan atau berangin.

 

Cara Mengenali Tanaman Cantik Tapi Berbahaya

Pohon ini bisa tumbuh setinggi 12 meter dengan diameter batang sebesar 0,6 meter. Ciri tanaman ini adalah daunnya yang berbentuk elips berwarna kuning kehijauan. Tanaman ini memiliki tangkai panjang berkilau serta kasar. Namun, ciri yang paling memikat adalah buahnya yang harum dan mirip apel. Buahnya sendiri dapat menyebabkan masalah pencernaan yang parah seperti mual, muntah, dan diare.

 

  1. Philodendron

Philodendron bipinnatifidum

Philodendron bipinnatifidum

Tanaman hias yang satu ini mungkin adalah salah satu koleksi ibu kita sebab sering kali dipelihara sebagai tanaman hias. Namun, tanaman berdaun besar ini mengandung racun. Kalsium oksalat adalah senyawa racun yang terkandung dalam bagian daun. Apabila racun termakan maka akan menyebabkan iritasi, bengkak, dan nyeri pada mulut serta tenggorokan. Gejala lainnya yang dapat muncul adalah mual serta diare. Jika kita memelihara hewan peliharaan atau memiliki anak kecil di rumah maka sebaiknya tidak memelihara tanaman ini.

Philodendron elegans

Philodendron elegans

Philodendron giganteum

Philodendron giganteum

Cara Mengenali Tanaman Cantik Tapi Berbahaya

Terdapat beberapa spesies philodendron yang dijadikan tanaman hias. Oleh karena itu, daunnya mungkin berbentuk hati besar atau berbentuk mirip biola. Faktanya, ada begitu banyak philodendron sehingga sulit untuk mengidentifikasinya. Masing-masing philodendron memiliki ragam, bentuk, ukuran, dan tekstur daun yang berbeda-beda.

Philodendron hederaceum

Philodendron hederaceum

Philodendron gigas

Philodendron gigas

Philodendron quinquenervium

Philodendron quinquenervium

Philodendron squamiferum

Philodendron squamiferum

Pesan Dokter Rifan

Bila kita memiliki hewan peliharaan atau anak kecil di rumah, maka kita harus memastikan pekarangan rumah tidak memiliki tanaman hias yang ada pada daftar ini. Begitu pula tanaman atau bunga lainnya yang kita tahu mengandung racun atau berbahaya bagi kesehatan kita.

 

Jika kita curiga bahwa kita atau anak kita bersentuhan dengan tanaman berbahaya, maka kita harus segera mencari pertolongan medis ke pusat layanan kesehatan terdekat.

 

Jika pergi ke Unit Gawat Darurat, usahakan untuk membawa sedikit bagian tumbuhan yang tertelan atau tersentuh jika aman dilakukan. Kita dapat menggunakan sarung tangan karet untuk mengambil bagian tersebut. Potongan tanaman ini akan sangat membantu petugas kesehatan untuk mengidentifikasi senyawa berbahaya tanaman dan memberikan penawarnya.